Home > Blog Kontes, opini > Model dalam arti teladan

Model dalam arti teladan

Setiap orang tentu pernah mendengar kata model. Lantas apakah  model itu? Saya sendiri sempat bingung tentang arti kata model. Maka saya pun tanya pada mbah Google. Mbah model itu artinya apa to? Kurang dari 1 menit muncullah arti – arti kata model. Ternyata kata model bisa merujuk pada berbagai arti. Model dalam arti objek, pekerjaan ataupun teori. Nah kali ini yang akan kita bahas adalah model dalam arti manusia.
Model dalam arti manusia adalah representasi dari manusia yang bisa ditiru oleh manusia lain atau dalam kata lain keteladanan.  Nah dalam hal ini tentunya tokoh atau seseorang yang dijadikan model berbeda – beda bagi setiap individu. Mereka punya persepsi masing – masing atas model seperti apa yang pantas ditiru. Ada yang karena keartisannya, ada yang karena kepemimpinannya, ada pula yang karena akhlak dan sifatnya.
Hal terpenting yang dalam menentukan model yang dijadikan panutan adalah dengan kita meneladani model tersebut akan bisa membawa kita ke arah yang lebih baik. Akan sangat percuma bila model yang kita anut justru membawa kita ke arah keburukan. Dalam hal nge-blog misalnya kita membutuhkan model blogger yang profesional, bermoral, yang bisa dijadikan panutan dan yang telah terbukti sukses.
Lantas apa yang musti kita lakukan setelah kita menentukan model yang bisa kita jadikan panutan?
Langakah pertama pertama yang harus kita lakukan yakni kita harus meluruskan niat dengan sebaik – baiknya untuk untuk menjadikan model sebagai panutan agar kita bisa berubah menjadi yang lebih baik.
Langakah kedua yang harus kita lakukan yaitu mengenali diri kita. Kita perlu mengetahui apa kekurangan dan kelebihan kita. Kalau perlu kita list daftar kelebihan dan kekurangan kita. Sehingga kita bisa mengambil apa – apa yang kita perlukan dari model yang kita anut.
Langkah ketiga yaitu kita buat goal atau waktu yang ingin kita capai untuk berubah. Dari daftar yang telah kita buat tadi kita tentukan mana – mana yang akan kita rubah terlebih dahulu. Kita tidak perlu terburu – buru untuk berubah seluruhnya. Satu – satu aja biar kita lebih fokus dan tentukan target waktu yang ingin kita capai.
Langkah keempat pertahankan apa – apa yang telah kita capai. Jangan sampai apa yang telah kita ubah justru kembali seperti semula.
Langkah kelima jangan lupa tawakal dan bersyukur kepada Yang Maha Kuasa karena telah diberi kemudahan dan kelancaran.
Nah sebagai tambahan khususnya bagi pemeluk agama Islam. Model utama yang harus kita teladani adalah Nabi Muhammad SAW. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur’an bahwasanya dalam diri Nabi Muhammad SAW itu terdapat suri tauladan yang baik.
Meneladani beliau juga berhubungan dengan Rukun Iman yakni Percaya kepada Rasul – Rasul Allah. Percuma kita percaya tanpa disertai tindak lanjut untuk memposisikan beliau sebagai suri tauladan dan dilanjutkan dengan mengamalkan ajaran – ajaran beliau.
Note : Artikel ini diikutkan dalam acara “ASKAT” Asal Satu KATa edisi RAbu, 15 Juni 2011 yang diadakan oleh Pakdhe Cholik di New BlogCamp.

Karena keterbatasan waktu, saya hanya bisa memanfaatkan sela – sela waktu istirahat saya dari jam 12.00 sampai 13.30 maka saya mohon maaf bila ada kesalahan kata dan juga mohon koreksinya.

Terima kasih
  1. June 15, 2011 at 4:50 PM

    Saya sudah membaca artikel sahabatDan sudah langsung saya catatTerima kasih atas partisipasi anda yang hebatDari Surabaya saya kirim salam hangat

  2. June 15, 2011 at 5:02 PM

    Sekadar Intermezo aja neh sob…. Kalo Model Dalam arti Manusia itu bukan kah Karakter? Atau Kepribadian…

  3. June 15, 2011 at 5:06 PM

    @pakdhe : makasih pakdhe semoga berkenan@Eel : ya bisa juga sob. maklum kejar waktu jadi nggak sempat mikir panjang.

  4. bubud75
    June 15, 2011 at 8:01 PM

    terima kasih sudah singgah di blog saya, kawanku…salam kompak

  5. June 15, 2011 at 11:07 PM

    sip mas… sangat mencerahkan… trims ya… iya nih saya udah lama nggak update…

  6. June 16, 2011 at 5:45 AM

    Model memang luas artiannya… tergantung merujuk kemana…dan saya setuju banget, bahwa model panutan kita, idola kita, yah bukan artis atau seleb, melainkan Rasulullah SAW…semoga kita semua ingat utk selalu mengidolakan beliau… Semoga sukses di kontesnya Pakde yah, Mas Jier

  7. June 16, 2011 at 8:07 AM

    oh kontes ya ini😀

  8. June 16, 2011 at 5:42 PM

    @pak Goen : terima kasih pak sama – sama@bubud : kapan2 tak mampir lagi kesana pak, salam kompak juga@lyli : iya saya juga baru tahu kalau model itu juga berarti makanan (Palembang) ya makasih dan semoga yang nulis artikel ini bisa melakukan sebagaimana yang ditulisnya.Un-un: iya kak, mohon doanya ya

  9. June 16, 2011 at 5:47 PM

    Gudlak ngontesnya ya, rival nih kita hihihih

  10. June 16, 2011 at 9:34 PM

    nggak apa – apa mbak bersaing secara sehat

  1. No trackbacks yet.

Silahkan tulis komentar sahabat

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: