Home > Blog Kontes, Lagu, opini > Peringatan Hari Jadi Kota Jakarta

Peringatan Hari Jadi Kota Jakarta

Peringatan hari jadi sebuah kota tidak harus dilakukan dengan berbagai perayaan – perayaan yang lebih banyak menghabiskan biaya. Momen peringatan itu bisa dimanfaatkan untuk evaluasi diri tentang apa yang sudah dicapai selama ini. Sebuah kota harus bisa menerima saran dan kritikan dari berbagai pihak sebagai bahan pertimbangan untuk perbaikan ke depan karena adanya saran dan kritik tersebut bukan berarti sebuah kebencian, tetapi justru bukti betapa sayang dan pedulinya mereka terhadap kota tersebut.
Berbagai saran dan kritik bisa datang dari berbagai pihak. Ada yang dari media cetak, media elektronik, maupun sebuah lagu. Masukan – masukan tersebut bisa menjadi peringatan penting bagi sebuah kota. Salah satu tokoh yang aktif dalam memberikan kritik dan saran untuk kota Jakarta adalah Iwan Fals. Beliau memberikan kritikannya lewat lagu. Paling tidak, ada tiga lagu yang isinya berupa kritikan buat kota jakarta.

Lagu yang pertama yaitu Berkacalah Jakarta (album Sugali). Lagu ini menceritakan tentang pesatnya perkembangan Kota Jakarta. Kota Jakarta seakan terburu – buru dalam melakukan pembangunan berbagai macam insfrastruktur tanpa mempedulikan efek yang bakal terjadi misal : dampak polusi, dampak banjir, dampak kemacetan dsb. Yang ingin tahu seperti apa liriknya bisa klik di sini
Lagu yang kedua yaitu Kontrasmu bisu (Album Ethiopia). Lagu ini memaparkan tentang kesenjangan sosial yang ada di Jakarta. Betapa kontras kehidupan di Jakarta antara si kaya dan si miskin. Di sana ada gedung – gedung tinggi sementara di sini berjejer gubuk – gubuk di pinggir kali. Yang ingin tahu seperti apa liriknya bisa klik di sini
Lagu yang ketiga yaitu Kota II (Album Lancar), lagu ini menceritakan tentang kehidupan orang – orang di Jakarta yang acuh tak acuh terhadap sesama. Istilah kerenya Loe – loe gue – gue, urusan loe ya urusan loe, urusan gue urusan gue. Orang – orang yang sibuk dengan kepentingan masing – masing, mereka tak peduli dengan kesusahan orang lain. Bahkan terkadang tersenyumpun enggan. Yang ingin tahu liriknya bisa klik di sini
Nah peringatan hari jadi tidak harus dengan perayaan. Tetapi evaluasi dan instrospeksi diri itu juga bisa dijadikan sebuah peringatan.
Artikel ini saya ikutan dalam Askat edisi Rabu, 22 Juni 2011 yang diadakan oleh Pakdhe Cholik di BlogCamp.
Artikel ditulis cepat di sela – sela waktu istirahat, semoga berkenan.
  1. June 22, 2011 at 2:14 PM

    Ya.. Introspeksi sangat penting, demi kemajuan kota itu sendiri ya.. Tapi.. Boleh juga dong, perayaan spt adat betawi dsb, krn hal2 tsb bisa jd kegiatan yg melestarikan kebudayaan, bukan?🙂

  2. June 22, 2011 at 2:25 PM

    Saya sudah membaca artikel sahabatDan sudah langsung saya catatTerima kasih atas partisipasi anda yang hebatDari Surabaya saya kirim salam hangat

  3. aan
    June 22, 2011 at 3:44 PM

    Semoga perayaan tdk hanya seremonial belaka tapi bagaimana melakukan perbaikan setiap saat, jangan malah tambah byk masalah.skr tdk dibutuhkan pencitraan tp yg paling penting rakyat makmur dan sejahterah.

  4. June 22, 2011 at 3:50 PM

    Jakarta oh jakartaMacet dimana-mana….HeheNice artikel

  5. June 22, 2011 at 4:11 PM

    selamat ulang tahun …kapan bisa bebas macet ya?*mimpi

  6. June 22, 2011 at 8:29 PM

    Salam TakzimDirgahayu Jakarta, Dirgahay KOTAKUSalam Takzim batavusqu

  7. June 22, 2011 at 8:43 PM

    @all : terima kasih atas kunjungan anda semua. dan semoga apa yang kita harapkan tercapai

  8. June 22, 2011 at 9:07 PM

    mau tanya bang, katanya walikota Solo mau dicalonin jadi Gubernur Jakarta ya?anyway, saya adalah salah satu pendukung pemindahan ibukota negara, Jakarta sudah terlalu sumpek

  9. June 22, 2011 at 9:18 PM

    Salam kenal dari rumah resep masakan Indonesia, ditunggu kunjungan baliknya🙂.

  10. June 22, 2011 at 9:22 PM

    @ lockjaw : soal calon gubernur saya kurang tahu bangkalo soal pemindahan ibukota saya setuju jika itu terjadi@ resep : salam kenal juga, yah nanti saya mampir ke sana

  11. June 22, 2011 at 9:32 PM

    wah kangen nih sama Jakarta, apalagi ke PRJ kenagan tak terlupa hehehe macetnya… :Dartikel nya bagus n sip

  12. June 22, 2011 at 11:13 PM

    senang membaca post inimenarik

  13. June 23, 2011 at 5:00 AM

    Happy Birthday JKT, sayang ga bisa main kesana TT

  14. June 23, 2011 at 9:14 AM

    sedih ya dengan kehidupn yg semakin acuh tak acuh di kota jakarta..mari langgengkan kembali budaya saling …^^salam saya

  15. June 23, 2011 at 9:21 AM

    @Putri : iya mbak kita budayakan mulai dari diri sendiri dan keluarga

  16. Nia
    June 23, 2011 at 10:33 AM

    met ulang tahun jakarta, sayang ulang tahunnya selalu pas hr biasa yachh…klo ahri libur kan enak bisa jalan2 gratis ke ancol ato tmii hehehhe

  17. June 23, 2011 at 10:41 AM

    @bu nia : makasih kunjungannya mbak niamaaf ya mbak saya menuliskan tentang kritikan di HUT Jakarta ini, padahal mustinya waktunya seneng2

  18. June 26, 2011 at 6:12 AM

    ada tugas buat si abang haha ayo dikerjakan, cek http://fonega.blogdetik.com/?p=734😉

  19. June 26, 2011 at 7:53 AM

    mbak fonega : iya thanks atas PR nya, nanti segera saya kerjain insya Allah

  1. No trackbacks yet.

Silahkan tulis komentar sahabat

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: