Home > opini > Parkir dan Ngetime Sembarang Tempat

Parkir dan Ngetime Sembarang Tempat

Mungkin hal seperti inilah salah satu penyebab kemacetan di Kota Bandung semakin parah. Banyak angkot yang parkir dan nge-time (menunggu penumpang) di sembarang tempat. Kalau dilihat dari rambunya berarti dilarang berhenti di sekitar rambu – rambu tersebut misal menurunkan atau menaikkan penumpang. Tapi kenyataannya, mobil tersebut bukan hanya sekedar berhenti sebentar namun lebih dari itu yakni parkir sekaligus nge-time.


Nah inilah gambarnya.

Mungkin saya salah jika saya hanya menilai dari sudut pandang saya saja.  Karena bisa jadi penumpang sekarang banyak yang manja dan tidak mau berjalan agak jauh. Sehingga para sopir berpikir untuk nge-time di tempat yang strategis untuk memudahkan penumpang. Tapi sayangnya tempat yang strategis tersebut kebanyakan merupakan tempat yang terlarang.
Saya kira perlu kesadaran semua pihak dalam hal ini. Para sopir perlu kesadaran untuk mematuhi rambu – rambu lalu lintas dan para penumpang juga mau mengalah untuk naik di tempat yang tidak terlarang. Para polisi juga harus lebih rajin memantau jalan karena kebanyakan sopir lebih tertib pas ada polisi. Padahal seharusnya ada atau tidak polisi tetap harus tertib karena ada Yang Maha Melihat.  
Bagaimana menurut sahabat semua?

semoga bermanfaat

salam masjier

Categories: opini
  1. July 17, 2011 at 4:18 PM

    gak juga di Bandung aja dech kayaknya kang,hampir di semua tempat begitu,karena masih kurangnya kesadaran akan tiap-tiap individu masing-masing.salam love,peace and gaul.

  2. July 17, 2011 at 5:22 PM

    betul sekali, ga hanya di bandung saja mas, hampir semua di seluruh kota2 mungkin seperti itu. dan setuju sekali kalau itu semua adalah perlu adanya kesadaran semua pihak,, tidak hanya menyalahkan para sopir saja, namun di sisi lain juga mungkin penumpangnya yang kurang disiplin juga..

  3. July 17, 2011 at 6:12 PM

    wah ini yg buat lambat dan kesal kalo dah macet gara2 banyak angkot yg ngetem hmmmm eraammm hehehe

  4. ded
    July 17, 2011 at 6:49 PM

    Semua mau berbuat seenaknya, penumpang turun dan naik sesukanya, sopir mau diminta berhenti dimana saja sesuai permintaan penumpang (kalau supir ga berhenti dimarahin), polisi entah kenapa juga terkesan membiarkan…..

  5. July 17, 2011 at 7:42 PM

    iya banyak yang gini, juga mendadak berhenti, mendadak jalan, mendadak lompat-lompat *klo ni hiperbola*,klo diingatkan mesti jawabannya sopir angkot, nih nyari uang, padahal yang manfaatin jalan juga cari uang semua g cuma sopir angkot aja.

  6. July 17, 2011 at 8:41 PM

    para penumpang juga harus punya kesadaran untuk tidak menunggu angkot di tempat yang berpotensi mengakibatkan macetmet malam Masjier

  7. July 18, 2011 at 11:20 AM

    Aku bar tau loh Mas Jier, klo angkot ngetem itu tulisannya “nge-time” hehehe..Mnrt aku sbg salah satu pengguna angkot aku gak keberatan berjalan agak jauh ke tempat pemberhentian seharusnya, krn klo lg naik kendaraan pribadi aku ya sebel klo ada angkot yg nge-time sembarangan, hehehe..

  8. July 18, 2011 at 11:57 AM

    ha ha ha…pemandangan seperti ini banyak terjadi dimana-mana termasuk juga ditempat pakde, surabaya. banyak yang menjadi penyebabnya, bisanya penunpang tidak mau jalan agak jauh di tempat yang disediakan, kedua mungkin sopirnya memang tidak penah mengurus SIM sendiri, sehingga dia tidak pernah diuji rambu-rambu lalu lintas he he he…

  9. July 18, 2011 at 2:54 PM

    serba repot emang Kang, faktor pendukung menuj kesadaran secara umum sulit terbentuk. Kalopun ada peraturan yang ketat dan sering razia, semua semacam angin-anginan. Disiplin bentar lama-lama luntur seperti sedia kala. itulah indonesia

  10. July 18, 2011 at 4:47 PM

    itulah kebiasaan yang tidak bisa hilang

  11. July 19, 2011 at 10:11 PM

    ngejar setoran, mas

  12. July 20, 2011 at 5:34 PM

    @ mas saryadinilan : iya mas ironis ya kok budaya tidak tertib bisa ada dimana – mana ya?@mas mabruri : iya semua pihak harus ikut berpartisipasi untuk membangun ketertiban bersama.@mbak anisayu : iya jadi suka kesel ya mbak.

  1. No trackbacks yet.

Silahkan tulis komentar sahabat

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: